Program Kerja JKLPK 2009 - 2011
PROGRAM KERJA JKLPK 2009–2011:
1. Penguatan LPK
LPK terutama UKS mampu mengembangkan organisasinya dengan pengelolalan lembaga yang lebih baik (good governance) dan membangun jejaring sebagai upaya keberlanjutan lembaga.
2. Masyarakat Sipil dan Demokratisasi
Keterlibatan LPK (terutama yang bergerak di bidang advokasi) sebagai bagian dari civil society untuk mengakses pelayanan publik serta dalam perumusan atau penentuan kebijakan publik makin meningkat.
3.Peningkatan Perekonomian Rakyat
LPK khususnya di Papua dan Papua Barat mempunyai kapasitas dalam pengembangan ekonomi berbasis kerakyatan untuk meningkatkan kesejahteraannya, melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
4. Anti Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan
LPK telah memiliki kesadaran untuk meningkatkan peran aktifnya dalam pendampingan terhadap korban kekerasan (baik KDRT, anak, perempuan, buruh migrant ataupun human trafficking) dan mengintegrasikan kesetaraan gender dalam programnya.
5.HIV dan AIDS
Meningkatnya pemahaman LPK tentang HIV dan AIDS, sehingga stigmatisasi dan diskriminasi penderita HIV dan AIDS sebagai penyakit kutukan dan penyakit orang berdosa dapat berkurang, serta LPK semakin menyadari pentingnya mengambil peran untuk mencegah dan perduli terhadap ODHA (orang dengan HIV dan AIDS) dan OHIDA (orang hidup dengan AIDS) dengan memasukkan isue HIV dan AIDS sebagai lintas isu (cross cutting issue) atau melakukan aksi dalam program mereka serta menjalin kerjasama dengan instansi lain untuk penanganannya.
6. Penanganan Resiko Bencana
Mekanisme dalam penanganan resiko bencana dapat berjalan baik dengan keterlibatan LPK yang semakin memahami dan berperan aktif untuk mendorong adanya koordinasi antar instansi terkait.
7.Manajemen Pelayanan JKLPK
Meningkatkan manajemen pelayanan LPK yang berkualitas, dipercaya (accountable), dan transparan.
Program Kerja 2009-2011

















